Semasa nafasku berhembus
Ku tak pernah tahu siapa diriMu
Semua orang hanya berkata
ENGKAU lah Yang Maha Agung
KAU lah Sang Khalik
KAU lah Sang Pencipta
Inginku mencariMu
Tapi ku tak mampu
Terus ku mencariMu
Selang waktu berlalu
Penuntun hidupku berkata
KAU berada slalu disampingku
Ia pun berkata
KAU lebih dekat dari urat nadi leherku
Selama ini KAU terus memberiku
Tanpa ku tau siapa diriMu
Aku bagaikan orang bodoh
Terus bangga akan semua
Semua pemberianMu itu
Tanpa ku tau maksud dan tujuanMu
Aku merasa perlu mengabdi
Terus ku mencariMu
Rintangan pun berlalu
Hingga goyah lah imanku
Kau pun menegurku
Beramplopkan kenikmatan duniawi
Sepucuk kerikil gunung Slawi
Bertuliskan rintangan abadi
Aku pun takluk di tanganMu
Dengan merintih ku terus memanggilMu
Tertatih-tatih aku pun mengejarMu
Ribuan tetes tangisku
Slalu menghiasi ibadahku
Mawar merah datang menghampiriku
Indah bak permadani
Tangkai penuh berduri
Rintangan yang harus ku lewati
Merah merona bersemi
Pantang menyerah ku berjanji
Akan terus mencari
Demi kehidupan abadi
Kamis, 29 Januari 2009
efek yang berkepanjangan
Hidup modern di jaman seperti sekarang ini membuat kita untuk selalu berfikir praktis tanpa memikirkan gimana efeknya nanti dibelakangan. Seperti contoh makan cepat saji yang efisien segala-galanya tapi justru inilah yang menyebabkan berbagai macam penyakit akut yang mengurangi jatah hidup manusia di dunia. Pikiran efisien ini tidak hanya terjadi dalam hal makan. Adanya kendaraan bermotor membuat manusia lupa segalanya. Motor memudahkan kita. Di era sekarang, motor merupakan kebutuhan pokok bagi masyarakat. (I think ..). Hal ini membuat para orang tua untuk mengajarkan kepada anaknya untuk mengendarai motor. Mula-mula anak SMA sudah umum untuk berkendara motor. Kemudian merabah pada anak SMP. Dan sekarang telah mewabah di murid SD. Sungguh luar biasa .. Gimana seterusnya ya? Maybe bayi baru lahir udah di ajarin naek motor. Hahaha .. (ya ngga mungkin banget laa Devin bego. Khayalan konyol!). Semua ini pun memiliki banyak alasan kenapa para orang tua mengajarkan motor pada anak-anaknya. Of course, agar anaknya itu kemana-mana bisa pergi sendiri. Para orang tua tinggal santai-santai di rumah menanti si buah hati selamat. Untung-untung kalo SELAMAT. Lha kalo NGGA SELAMAT gimana? Padahal ngeri banget sekarang itu. Orang berkendara pada egois semua tanpa mempedulikan orang lain. Semua hanya ingin cepat sampai, jadi yang nomor satu! (halah.. mulai ngga nyambung). Ini juga menyebabkan banyaknya kendaraan motor yang membanjiri jalan. Dan ngga Cuma itu ! lebih parahnya lagi, motor itu kan mengeluarkan asap yang ngga seberapa. Itu yang paling memprihatinkan. Bayangkan satu motor biasanya menyumbang kepulan asap rata-rata 1 kilo (emangnya beras dev?). kalo 20 ribu motor berapa kilo? Asap kendaraan ini kan yang menyebabkan lapisan ozon di atas jagad raya ini menipis.. dan yang paling membuat dunia gencar adalah GLOBAL WARMING (biasanya media bilang kalo ISU GLOBAL WARMING tapi buat aku itu ngga Cuma ISU tapi FAKTA, kenyataan!). GLOBAL WARMING membuat suhu di bumi meningkat dan menyebabkan dunia panas. Bayangkan! Apa kita mau menjalani kehidupan dengan suhu yang tinggi derajatnya? Sungguh efek yang berkepanjangan! Di awali dengan gaya hidup yang efisien dan berakhir dengan kerusakan alam. Padahal, sekolah selalu mengajarkan kita untuk tidak merusak alam. Sadarlah wahai para orang tua! Toh nanti ada saatnya bagi kita untuk berkendara. Sekarang, sebagai pelajar kita belum saatnya berkendara. Kini saatnya kita untuk belajar (kurang nyambung tau!). maaf, maksudnya kini saatnya kita untuk manaiki bus, angkot, sepeda atau di antar orang tua. STOP GLOBAL WARMING! MAJU INDONESIAKU TERCINTA! Hhe ..
Minggu, 25 Januari 2009
GENERASI KINI DUH .. SEDIHNYA
Berapa banyak tetangga kita yang mati karena OD. Berapa banyak kawan-kawan kita yang terjerumus dan akhirnya jatuh ke jurang paling dalam akibat drugs. Berapa banyak tetangga kita yang bersikap apatis, hidup segan mati tak mau, cuek, masa bodoh, nggak peduli, emang gue pikirin, kasian deh lu …
generasi kini, duh sedihnya
Bukan maksud hati untuk memaki, tapi karena peduli. Melihat generasi saat ini prihatin banget. Sebuah data mengungkapkan, 1,8 juta anak di tahun 2003 terkena narkoba, 11,344 pada tahun 2003 ditangkap karena melakukan tindakan criminal dan 144 anak di tahun 2002 terkena HIV/Aids. Tingginya angka-angka itu membuktikan betapa rendahnya nilai moral sebuah generasi. Tak bisa dipungkiri, merosotnya nilai moral itu akibat perubahan nilai social dan pola asuh yang tidak menekankan pada pembinaan akhlak. Akibatnya, seperti yang kita lihat deh, apatis, cuek, nggak peduli, dan sikap masa bodoh lainnya.
Cari gampang
Cara instant kini jadi trobosan. Mencari jalan gimana supaya apa yang dimaui cepet jadi kenyataan. Nggak peduli apakah jalan yang dilalui merugikan banyak orang atau nggak, yang penting, terwujud man… sikap ini jelas membuat kita sengsara, emang nggak sekarang, tapi tunggu beberapa saat lagi. Salah satu contohnya visual sebuah mobil. Seorang pemuda maksain supaya mobilnya sama dengan gambar mobil merek baru yang kecil dan rimgkes. Nggak tanggung-tanggung mobil miliknya ditabrakin ke kiri, ke kanan, belum puas mobilnya diinjek gajah. Wush, mobil itu ringsek betulan, tapi cowok itu puas, kini mobilnya mirip gambar di iklan.
Dalam kehidupan sehari-hari, banyak banyak banget contoh kasus, mengejar impian dengan cara gampang. Ingat kan kisah iklan model sabun mandi? Para remaja putrid yang ngotot ingin cepat jadi artis rela ngelakuin apa aja, supaya bisa lulus seleksi model sabun mandi.
Nggak mau usaha
Coba Tanya deh sama tetanggamu yang punya cita-cita jadi usaha, apa yang pertama dilakukan untuk meraih cita-citanya? Pasti jawabannya : “Pertama aku harus punya modal”. Nah lho, belum apa-apa dia udah pasang aksi untuk diberi uang. Trus gimana coba yang nggak punya modal, dilarang jadi pengusaha?
Percaya nggak kalo hampir semua pengusaha sukses, bermodal dengkul! Eh, ini bukan lelucon lho. Bapak Bambang Rahmadi, yang punya Mc. Donalds, mulai usahanya jadi pelayan! Trus, bapak Rahmat Gobel, bos nasional Gobel, juga mulai jadi bawahan, walaupun perusahaan itu milik bapaknya. Belum lagi dai kondang AA Gym,yang sukses usahanya sekarang, dimulai jadi pedagang kaki lima! Tuh kan semuanya modal dengkul, jangan mimpi deh uang jatuh dari langit.
Nggak sabaran
Ini dia penyebab utama kegagalan. Pameo, orang sabar disayang Allah, kayaknya udah nggak berlaku lagi. Begitu ada kemauan, langsung melakukan tindakan, nggak peduli, apakah tindakannya itu pas nggak dengan tujuan. Tak perlu strategi, apalagi metode, yang penting beraksi bo! Karena suka hantam kromo, akhirnya timbul opini bahwa anak jaman sekarang nggak mau susah dikit. Berita kriminalitas menyuguhkan kasus, anak yang menyiksa orang tuanya, karena hal-hal sepele, uang, barang, atau pertemanan! Sedih deh. Gimana membangun pribadi yang kuat, kokoh, tidak pantang menyerah, dan siap menghadapi kondisi jaman? Tauladani pribadi Rasulullah.
Sobat harus punya landasan dan arah yang jelas, sehingga apa yang dilakukan terus bertumpu pada tujuan. Kita punya Al Quran sebagai pedoman hidup, jadikan sebagai pegangan setiap arah langkahmu.
Berapa banyak tetangga kita yang mati karena OD. Berapa banyak kawan-kawan kita yang terjerumus dan akhirnya jatuh ke jurang paling dalam akibat drugs. Berapa banyak tetangga kita yang bersikap apatis, hidup segan mati tak mau, cuek, masa bodoh, nggak peduli, emang gue pikirin, kasian deh lu …
generasi kini, duh sedihnya
Bukan maksud hati untuk memaki, tapi karena peduli. Melihat generasi saat ini prihatin banget. Sebuah data mengungkapkan, 1,8 juta anak di tahun 2003 terkena narkoba, 11,344 pada tahun 2003 ditangkap karena melakukan tindakan criminal dan 144 anak di tahun 2002 terkena HIV/Aids. Tingginya angka-angka itu membuktikan betapa rendahnya nilai moral sebuah generasi. Tak bisa dipungkiri, merosotnya nilai moral itu akibat perubahan nilai social dan pola asuh yang tidak menekankan pada pembinaan akhlak. Akibatnya, seperti yang kita lihat deh, apatis, cuek, nggak peduli, dan sikap masa bodoh lainnya.
Cari gampang
Cara instant kini jadi trobosan. Mencari jalan gimana supaya apa yang dimaui cepet jadi kenyataan. Nggak peduli apakah jalan yang dilalui merugikan banyak orang atau nggak, yang penting, terwujud man… sikap ini jelas membuat kita sengsara, emang nggak sekarang, tapi tunggu beberapa saat lagi. Salah satu contohnya visual sebuah mobil. Seorang pemuda maksain supaya mobilnya sama dengan gambar mobil merek baru yang kecil dan rimgkes. Nggak tanggung-tanggung mobil miliknya ditabrakin ke kiri, ke kanan, belum puas mobilnya diinjek gajah. Wush, mobil itu ringsek betulan, tapi cowok itu puas, kini mobilnya mirip gambar di iklan.
Dalam kehidupan sehari-hari, banyak banyak banget contoh kasus, mengejar impian dengan cara gampang. Ingat kan kisah iklan model sabun mandi? Para remaja putrid yang ngotot ingin cepat jadi artis rela ngelakuin apa aja, supaya bisa lulus seleksi model sabun mandi.
Nggak mau usaha
Coba Tanya deh sama tetanggamu yang punya cita-cita jadi usaha, apa yang pertama dilakukan untuk meraih cita-citanya? Pasti jawabannya : “Pertama aku harus punya modal”. Nah lho, belum apa-apa dia udah pasang aksi untuk diberi uang. Trus gimana coba yang nggak punya modal, dilarang jadi pengusaha?
Percaya nggak kalo hampir semua pengusaha sukses, bermodal dengkul! Eh, ini bukan lelucon lho. Bapak Bambang Rahmadi, yang punya Mc. Donalds, mulai usahanya jadi pelayan! Trus, bapak Rahmat Gobel, bos nasional Gobel, juga mulai jadi bawahan, walaupun perusahaan itu milik bapaknya. Belum lagi dai kondang AA Gym,yang sukses usahanya sekarang, dimulai jadi pedagang kaki lima! Tuh kan semuanya modal dengkul, jangan mimpi deh uang jatuh dari langit.
Nggak sabaran
Ini dia penyebab utama kegagalan. Pameo, orang sabar disayang Allah, kayaknya udah nggak berlaku lagi. Begitu ada kemauan, langsung melakukan tindakan, nggak peduli, apakah tindakannya itu pas nggak dengan tujuan. Tak perlu strategi, apalagi metode, yang penting beraksi bo! Karena suka hantam kromo, akhirnya timbul opini bahwa anak jaman sekarang nggak mau susah dikit. Berita kriminalitas menyuguhkan kasus, anak yang menyiksa orang tuanya, karena hal-hal sepele, uang, barang, atau pertemanan! Sedih deh. Gimana membangun pribadi yang kuat, kokoh, tidak pantang menyerah, dan siap menghadapi kondisi jaman? Tauladani pribadi Rasulullah.
Sobat harus punya landasan dan arah yang jelas, sehingga apa yang dilakukan terus bertumpu pada tujuan. Kita punya Al Quran sebagai pedoman hidup, jadikan sebagai pegangan setiap arah langkahmu.
फॉर माय लवली परसों इन थे world
Bunda ..
Wajahmu biru membeku
Matamu sayu
Nafasmu sesak berasa
Bibirmu bergetar
Terus mengucap shalawat
Engkau mulai merintih kesakitan
Tanganmu menggenggam erat
Keringat mu mulai bercucuran
Nafasmu mulai tak beraturan
Teriakan pantang menyerahmu begitu kuat
Darah mulai menetes dari lubang kemaluanmu
Perlahan-lahan vaginamu membuka lebar
Tak terbayangkan bagaimana rasanya
Sudahlah Bunda ..
Jika memang engkau tak kuat
Tapi engkau terus berupaya
Tanpa mempedulikan bagaimana rasanya
Terus melangkah pasti
Aku keluar dari kediaman terindahku
Tempat bersemayam terhangat di dunia
Bermula dari kepalaku
Dilanjutkan anggota badanku
Dan berakhir dengan jemari kakiku
Aku menangis karna bahagia
Engkau pun menghembuskan napas lega
Bibirmu mengucap kata hamdalah
Senyum sapa menghias wajah cantikmu
Senyum seagung kebesaranNYA
Senyum semegah ciptaanNYA
Dengan hangat kau memeluk ku
Pelukan terhangat sehangat mentari
Sehangat kopi susu di pagi hari
Jemarimu membelai lembut wajahku
Belaian terindah semasa hidupku
Kau sapa aku dengan kecup sayangmu
Kecupan setulus hatimu
Setulus raja malam menerangi bumi
Kau hitung semua anggota tubuhku
Beberapa helai rambut halusku
Kedua alis dan mata ku
Sepasang hidung normal ku
Kedua telinga lunak ku
Satu bibir tipis ku
Kedua tangan dan kaki ku
Sepuluh jari tangan dan kaki mungil ku
Lantunan adzan terdengar di telingaku
Bunda , ayah dan aku
Komplit sudah semua terasa
Terima kasih atas semuanya Tuhan ..
Wajahmu biru membeku
Matamu sayu
Nafasmu sesak berasa
Bibirmu bergetar
Terus mengucap shalawat
Engkau mulai merintih kesakitan
Tanganmu menggenggam erat
Keringat mu mulai bercucuran
Nafasmu mulai tak beraturan
Teriakan pantang menyerahmu begitu kuat
Darah mulai menetes dari lubang kemaluanmu
Perlahan-lahan vaginamu membuka lebar
Tak terbayangkan bagaimana rasanya
Sudahlah Bunda ..
Jika memang engkau tak kuat
Tapi engkau terus berupaya
Tanpa mempedulikan bagaimana rasanya
Terus melangkah pasti
Aku keluar dari kediaman terindahku
Tempat bersemayam terhangat di dunia
Bermula dari kepalaku
Dilanjutkan anggota badanku
Dan berakhir dengan jemari kakiku
Aku menangis karna bahagia
Engkau pun menghembuskan napas lega
Bibirmu mengucap kata hamdalah
Senyum sapa menghias wajah cantikmu
Senyum seagung kebesaranNYA
Senyum semegah ciptaanNYA
Dengan hangat kau memeluk ku
Pelukan terhangat sehangat mentari
Sehangat kopi susu di pagi hari
Jemarimu membelai lembut wajahku
Belaian terindah semasa hidupku
Kau sapa aku dengan kecup sayangmu
Kecupan setulus hatimu
Setulus raja malam menerangi bumi
Kau hitung semua anggota tubuhku
Beberapa helai rambut halusku
Kedua alis dan mata ku
Sepasang hidung normal ku
Kedua telinga lunak ku
Satu bibir tipis ku
Kedua tangan dan kaki ku
Sepuluh jari tangan dan kaki mungil ku
Lantunan adzan terdengar di telingaku
Bunda , ayah dan aku
Komplit sudah semua terasa
Terima kasih atas semuanya Tuhan ..
अल अबाउट ME

it’s about ME [!]
my name
yap ! that’s really me .. Devina Fitri Indriyani . sebenernya aku juga bingung gimana ayah bisa dapet nama Devina . dulu waktu kecil , aku pernah punya nama Dea . hmm..? tapi itu cuma nama sementara . setiap aku tanya sama ayah [+] mama “kenapa sih namaku Devina ? kenapa nggak Paris Hilton atau Bunga Citra Lestari ?” (haha.. itu cuma obsesi) . mereka pasti cuma jawab “kenapa ya kak ? ayah juga lupa kenapa dulu nama kakak bisa Devina..” Kalo jawaban mama cuma beda kalimat aja tapi sama maksudnya sama “waaah.. itu kan udah lama banget kak . mama nggak tau.” hufth .. bikin dongkol deh tu jawaban . akhirnya dulu waktu aku pertama kali dibeliin buku pintar dunia yang tuebel banget halamannya (sekitar kelas 4 SD ) , setelah aku cari-cari akhirnya dapet juga arti dari nama Devina . Devina berasal dari kata Yunani yang artinya ‘dilindungi Allah’ . kalo kata Fitrinya sendiri sih .. gini .. ceritanya ,, dulu waktu aku lahir , bersamaan dengan berlangsungnya Hari Raya Idul Fitri . huwaa .. padahal kan nama Fitri tu pasaran banget ? tiap malem aku jadi ngaak enak ndiri tiap hidupin TV apa lagi channel SCTV , jhahaha J habis jam tayang Cinta Fitri maen .. haha padahal aku nggak pernah nonton tu sinetron . trus .. kalo kata Indriyani sendiri didapet dari gabungan nama kedua orang tuaku “Sundriyo” [+] “Endah Mardiani” itu berarti tandanya aku buah hati pertama mereka . tapi aku heran deh kenapa kata Indriyani itu nggak dijadiin nama narga aja buat kelurgaku ? eh, tapi kalo Indriyani jadi nama maragaku kasian ntar adik-adikku . ntar diejekin lagi namanya cewek banget . hahaha ..
my identity
aku Devina Fitri Indriyani . biasa dipanggil Devin . lahir di kota ukir , tempat kelahiran wanita pejuang emansipasi wanita . yup ! that’s right .. Jepara . lahir tanggal 3 April 1993 . mm .. kalo ngga salah sih lahir di siang bolong . of course bintang ku aries girl . shioku ayam . lahir di Jepara tapi masa kanak-kanakku yang sangat membosankan di Semarang . lulus TK , kami sekeluarga hijrah ke Jepara kembali ( jiah .. kaya Changcut aja . tapi kan Changcut ke London .. lha aku ? ke Jepara . haha .. beda jauh .! ) . di Jepara aku menghabiskan masa SD ku dengan penuh banyak kenangan dan menggembirakan ! tapi , ortu ngelarang aku buat nerusin sekolah di Jepara . karna kata mereka Jepara itu kota penuh foya-foya ( emang aku akui ) . trus .. aku ngelanjutin SMP di Semarang lagi dan SMAnya still in Semarang . dan sekarang aku tinggal di Jalan Beringin Raya III D II/21 Perum Beringin Indah Ngaliyan-Semarang , Central Java . lengkap sekali .. hhe . sekarang aku duduk di Kelas Akselerasi SMAN 1 Semarang .
my phisically
dulu kecil aku genduut banget . ya maklum ajalah dulu aku makmur banget hidupnya . berat badanku sekarang sekitar 47 atau nggak 48 . tinggi nggak tinggi-tinggi amat sekitar 160 cm . lha gimana lagi orang gen orang tuaku yang satu pendek ditambah lagi yang satu juga pendek . sama sekali nggak memperbaiki keturunan . hehehe .. piece A. secara bentuk keseluruhan dominan bulet . wajah bulet dengan sepasang mata sipit yang normal dan alis meninggi yang bikin kesanku jadi judes . punya hidung normal yang pesek banget malah lebih mancung pipiku . pipi ? (weleh .. weleh .. kagak usah ditanya ) 100% dijamin super nggemesin . I have chubby cheks* .. bibir tipis banget dan didalamnya dengan gigi yang nggak rata tapi memberi kesan aku jadi tambah manis . hahaha .. narsis banget dah aku ! jidatku bisa dibilang rada nonong (yee .. emangnya louhan ?) . rambutku lurus , lembut , halus and hitam pekat . padahal aku pernah toning ni rambut tapi sama sekali nggak merubah warna rambutku . aku punya leher rada pendek ada kerutan 3 garis . walo aku bulet tapi aku nggak gendut-gendut banget . aku punya kulit kuning langsat yang sensitif banget . ada orang yang bilang aku sexy . hahaha .. tapi ada juga yang bilang aku bohai . udah ah gini aja uda cukup . secara fisik aku sempurna sama seperti manusia normal diciptakan . walau banyak yang aku kurang suka , tapi aku percaya kok Tuhan udah membuat bentuk badanku se-sempurna mungkin .
my name
yap ! that’s really me .. Devina Fitri Indriyani . sebenernya aku juga bingung gimana ayah bisa dapet nama Devina . dulu waktu kecil , aku pernah punya nama Dea . hmm..? tapi itu cuma nama sementara . setiap aku tanya sama ayah [+] mama “kenapa sih namaku Devina ? kenapa nggak Paris Hilton atau Bunga Citra Lestari ?” (haha.. itu cuma obsesi) . mereka pasti cuma jawab “kenapa ya kak ? ayah juga lupa kenapa dulu nama kakak bisa Devina..” Kalo jawaban mama cuma beda kalimat aja tapi sama maksudnya sama “waaah.. itu kan udah lama banget kak . mama nggak tau.” hufth .. bikin dongkol deh tu jawaban . akhirnya dulu waktu aku pertama kali dibeliin buku pintar dunia yang tuebel banget halamannya (sekitar kelas 4 SD ) , setelah aku cari-cari akhirnya dapet juga arti dari nama Devina . Devina berasal dari kata Yunani yang artinya ‘dilindungi Allah’ . kalo kata Fitrinya sendiri sih .. gini .. ceritanya ,, dulu waktu aku lahir , bersamaan dengan berlangsungnya Hari Raya Idul Fitri . huwaa .. padahal kan nama Fitri tu pasaran banget ? tiap malem aku jadi ngaak enak ndiri tiap hidupin TV apa lagi channel SCTV , jhahaha J habis jam tayang Cinta Fitri maen .. haha padahal aku nggak pernah nonton tu sinetron . trus .. kalo kata Indriyani sendiri didapet dari gabungan nama kedua orang tuaku “Sundriyo” [+] “Endah Mardiani” itu berarti tandanya aku buah hati pertama mereka . tapi aku heran deh kenapa kata Indriyani itu nggak dijadiin nama narga aja buat kelurgaku ? eh, tapi kalo Indriyani jadi nama maragaku kasian ntar adik-adikku . ntar diejekin lagi namanya cewek banget . hahaha ..
my identity
aku Devina Fitri Indriyani . biasa dipanggil Devin . lahir di kota ukir , tempat kelahiran wanita pejuang emansipasi wanita . yup ! that’s right .. Jepara . lahir tanggal 3 April 1993 . mm .. kalo ngga salah sih lahir di siang bolong . of course bintang ku aries girl . shioku ayam . lahir di Jepara tapi masa kanak-kanakku yang sangat membosankan di Semarang . lulus TK , kami sekeluarga hijrah ke Jepara kembali ( jiah .. kaya Changcut aja . tapi kan Changcut ke London .. lha aku ? ke Jepara . haha .. beda jauh .! ) . di Jepara aku menghabiskan masa SD ku dengan penuh banyak kenangan dan menggembirakan ! tapi , ortu ngelarang aku buat nerusin sekolah di Jepara . karna kata mereka Jepara itu kota penuh foya-foya ( emang aku akui ) . trus .. aku ngelanjutin SMP di Semarang lagi dan SMAnya still in Semarang . dan sekarang aku tinggal di Jalan Beringin Raya III D II/21 Perum Beringin Indah Ngaliyan-Semarang , Central Java . lengkap sekali .. hhe . sekarang aku duduk di Kelas Akselerasi SMAN 1 Semarang .
my phisically
dulu kecil aku genduut banget . ya maklum ajalah dulu aku makmur banget hidupnya . berat badanku sekarang sekitar 47 atau nggak 48 . tinggi nggak tinggi-tinggi amat sekitar 160 cm . lha gimana lagi orang gen orang tuaku yang satu pendek ditambah lagi yang satu juga pendek . sama sekali nggak memperbaiki keturunan . hehehe .. piece A. secara bentuk keseluruhan dominan bulet . wajah bulet dengan sepasang mata sipit yang normal dan alis meninggi yang bikin kesanku jadi judes . punya hidung normal yang pesek banget malah lebih mancung pipiku . pipi ? (weleh .. weleh .. kagak usah ditanya ) 100% dijamin super nggemesin . I have chubby cheks* .. bibir tipis banget dan didalamnya dengan gigi yang nggak rata tapi memberi kesan aku jadi tambah manis . hahaha .. narsis banget dah aku ! jidatku bisa dibilang rada nonong (yee .. emangnya louhan ?) . rambutku lurus , lembut , halus and hitam pekat . padahal aku pernah toning ni rambut tapi sama sekali nggak merubah warna rambutku . aku punya leher rada pendek ada kerutan 3 garis . walo aku bulet tapi aku nggak gendut-gendut banget . aku punya kulit kuning langsat yang sensitif banget . ada orang yang bilang aku sexy . hahaha .. tapi ada juga yang bilang aku bohai . udah ah gini aja uda cukup . secara fisik aku sempurna sama seperti manusia normal diciptakan . walau banyak yang aku kurang suka , tapi aku percaya kok Tuhan udah membuat bentuk badanku se-sempurna mungkin .
Langganan:
Komentar (Atom)